Merawat Tanaman Kaktus di Taman Minimalismu

GreenClean – Belakangan ini tanaman kaktus dan sukulen semakin diminati. Kedua jenis tanaman kecil ini sering menjadi pilihan tepat untuk mendekorasi rumah supaya terlihat cantik dan asri. Selain terdapat berbagai jenis bentuk dan warna yang menarik, kaktus dan sukulen juga tidak mudah layu seperti tanaman pada umumnya. Cocok banget buat kamu yang nggak mau repot farming. Harganya yang murah dan perawatannya yang mudah membuat kedua tanaman mungil ini banyak diminati.

Merawat Tanaman Kaktus di Taman Minimalismu

Dengan bentuk daun yang tebal, banyak yang beranggapan bahwa cara merawat kaktus dan succulents sudah cukup dengan memastikan pencahayaan yang tepat dan tidak perlu sering-sering disiram. Tapi jangan salah! Karena terlalu diremehkan, ternyata banyak juga kaktus dan succulents yang akhirnya membusuk dan mati. Meski cara merawat kaktus dan succulents pada umumnya sederhana, ada beberapa trik yang perlu Anda perhatikan agar tanaman hias ini selalu tumbuh subur.

Pilih pot dengan lubang di bagian bawah

Tanaman kaktus dan sukulen mudah busuk jika media tanam terlalu lembab akibat endapan air. Oleh karena itu, memilih pot yang tepat menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Pilih pot dengan lubang di bagian bawah. Lubang tersebut akan membantu memperlancar siklus air, sehingga air dapat mengalir keluar dan tidak mengendap di dalam pot. Selain itu, pilih pot berbahan gerabah atau terakota yang mampu menyerap air dan menghilangkan kelebihan air dari pori-pori.

Perhatikan paparan sinar matahari

Cara merawat kaktus dan succulents yang satu ini terkadang suka diabaikan. Meski kaktus dan succulents bisa hidup di daerah kering, bukan berarti mereka selalu bisa terkena sinar matahari. Kaktus dan succulents dapat tumbuh dengan baik dengan sinar matahari yang cukup. Biasanya, mereka hanya membutuhkan sinar matahari 4-6 jam sehari. Perlu Anda ketahui, terlalu banyak terpapar sinar matahari bisa menyebabkan daun gosong dan muncul flek hitam.

Beri pupuk secara teratur

Tentu saja pemberian pupuk tidak bisa ditinggalkan dalam cara merawat kaktus dan succulents. Biasanya jenis pupuk yang dianjurkan adalah pupuk NPK. Pupuk NPK ini mengandung unsur hara fosfor, nitrogen dan kalium yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Berikan pupuk secara teratur, 2 hingga 3 butir pada kaktus dan succulents. Jangan terlalu banyak, oke!

  1. Perhatikan teknik dan intensitas penyiraman

Intensitas penyiraman yang ideal untuk kaktus dan succulents adalah satu hingga dua minggu. Perlu diingat, kaktus luar ruangan dan tanaman sukulen membutuhkan lebih banyak penyiraman daripada di dalam ruangan. Nah, teknik penyiraman yang sebaiknya Anda terapkan adalah dengan menyemprot. Agar tidak terlalu lembab, pastikan media tanah sudah kering sebelum disiram!

Jangan biarkan air mengendap di daun

Tanaman sukulen dan kaktus mampu menyerap banyak air dari akarnya, bukan daunnya. Oleh karena itu, jika banyak air yang mengendap pada daun dapat membuat tanaman menjadi lebih lembab dan mudah membusuk. Bahkan tetesan air yang menempel pada daun akan membiaskan sinar matahari pada daun dengan cara yang ekstrim. Tidak hanya itu, kutu tanaman juga dapat menyerang tanaman Anda. Oleh karena itu, mengenai cara merawat kaktus nomor 4, pastikan tanaman Anda dalam keadaan kering sebelum disiram kembali agar tidak terlalu lembab!

Perhatikan media tanamnya

Cara merawat kaktus dan succulents selanjutnya adalah dengan memperhatikan penggunaan media tanam. Untuk bisa menanam dengan baik caranya Letakkan bebatuan atau pasir di bagian paling bawah media. Ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kelembaban tanah. Namun jika tidak mau repot bisa langsung masuk ke dalam tanah asalkan potnya berlubang seperti yang sudah dibahas di nomor 1 sebelumnya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *