Wajib Bersihkan Mobil Setelah Berkendara Ketika Hujan

GreenClean – Sebagian besar pemilik kendaraan pasti akan merasa malas untuk mencuci mobil pada saat musim hujan. Alasannya juga cenderung sama, yaitu mobil cepat kotor saat hujan kembali. Padahal, hujan menjadi salah satu penyebab mobil menjadi kotor. Namun, meninggalkan mobil tanpa dicuci setelah terkena air hujan merupakan kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh sebagian besar pemilik kendaraan roda empat ini.

Wajib Bersihkan Mobil Setelah Berkendara Ketika Hujan

Pasalnya, banyak risiko buruk yang bisa terjadi pada kondisi mobil saat dibiarkan tidak dicuci setelah hujan. Salah satunya adalah munculnya karat pada mobil yang membuat cat mobil terlihat jelek. Kalaupun cukup dengan mengeringkan saja untuk membersihkan mobil dari air hujan, cara ini tidak disarankan agar mobil tetap awet. Cari tahu beberapa alasan mengapa penting untuk mencuci mobil setelah hujan berikut ini

Air Hujan Memiliki Kadar Garam

Alasan pertama mengapa Anda harus segera mencuci mobil setelah hujan adalah kandungan garam pada air hujan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa air hujan berasal dari kumpulan air yang menguap. Dari sekian banyak sumber uap air pada hujan, sebagian besar pasti berasal dari air laut. Uap dari air laut inilah yang membawa larutan garam bercampur dalam hujan. Jika dibiarkan menempel pada mobil, kandungan garamnya akan menyebabkan cat mobil cepat rusak dan bisa menimbulkan karat. Tentu saja anda tidak menginginkan hal tersebut terjadi kan. Nah itulah kenapa penyebab anda harus rajin mencuci mobil tetutama setelah terkena air hujan.  Segera cuci mobil dengan memakau sabun mobil khusus supaya kandungan garam yang ada pada cat mobil bisa bersih sempurna.

Air hujan Telah Bercampur Dengan Polutan

Tidak hanya uap air, hujan juga mengatur polusi yang dihasilkan dari berbagai kegiatan. Ketika hujan, polutan tersebut pasti akan kembali ke air hujan dan menempel di mobil. Air hujan yang telah bercampur polutan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi. Juga bagi anda yang tinggal di perkotaan yang memiliki tingkat polusi yang tinggi. Jika Anda dibiarkan tetap berada di dalam mobil, bukan tidak mungkin akan terjadi karat dan merusak fisik mobil. Untuk mencegah kontaminasi pada mobil, Anda harus segera membawanya ke tempat cuci mobil terdekat.

Kandungan Oksigen Yang Tinggi

Zat besi yang sering terpapar oksigen dapat bereaksi dan menyebabkan karat. Terlebih lagi, oksigen ditemukan di air hujan. Besi di dalam mobil mudah menyerap oksigen dan karat dapat dengan mudah terjadi. Kalaupun tidak terlihat dengan mata telanjang, permukaan mobil pasti memiliki retakan mikroskopis yang bisa ditembus oleh oksigen terlarut dalam air hujan. Ini adalah penyebab utama karat pada mobil dan Anda harus segera mencuci mobil Anda. Berbeda dengan cara membersihkan kotoran pada air hujan lainnya, untuk menyiasati resiko karat akibat kandungan oksigen air hujan, Anda hanya perlu menyiram mobil Anda dengan air bersih. Namun, agar mobil Anda benar-benar bersih, Anda harus mencuci mobil dengan sabun khusus.

Membersihkan Pasir di Bagian Bawah Mobil

Berkendara saat hujan menyebabkan mobil banyak kotor. Hujan yang menggenang di jalan raya pasti sudah bercampur pasir dan menempel di kolong mobil. Jika tidak segera dibersihkan, pasir yang menempel pada mobil berisiko merusak mesin mobil dengan cepat. Alhasil, performa mobil menurun bahkan menjadi aman lalu lintas. Agar masalah ini tidak menimpa Anda, usahakan selalu mencuci mobil setelah hujan deras. Dengan begitu, kotoran di bagian bawah mobil bisa terangkat dan membuat mesin lebih awet.

Cat Pada Mobil Menjadi Lunak

Jika dibiarkan terlalu lama, air pada bodi akan lebih cepat melembutkan cat. Cat yang sudah melembutkan tentunya akan memudahkan tampilan kusam dan membuat tampilan mobil kurang bagus. bahkan warna pun bisa dengan mudah lepas. Namun, membuang air hujan yang menempel di mobil sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Jika Anda mengelapnya, bukan tidak mungkin kandungan garam di air hujan membuat mobil tergores. Pertama, cuci mobil sampai bersih dan keringkan dengan kain mikrofiber atau Plas Chamois.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *