Seputar Tentang Buah Kiwi

Berita Terbaru Vegetarian Tentu kita semua tahu dengan buah yang satu ini. Buah Kiwi, merupakan buah yang cukup mudah dijumpai di Indonesia, baik di supermarket maupun pasar tradisional. Tapi, buah yang memiliki cita rasa manis-masam ini ternyata menyimpan beberapa fakta menarik yang jarang diketahui, lho. Berikut ini adalah beberapa seputar tentang buah kiwi, antara lain :

 

 

Seputar Tentang Buah Kiwi

 

 

 

1. Merupakan buah asli dari China
Dilansir dari laman nzhistory.govt.nz, ternyata buah kiwi bukan asli dari Selandia Baru, lho! Buah ini berasal dari China. Benih kiwi dibawa ke Selandia Baru pertama kali pada tahun 1904 oleh Mary Isabel Fraser, seorang kepala Wanganui Girls’ College setelah mengunjungi China untuk melakukan sekolah misi. Benih kiwi lalu ditanam pada tahun 1906 oleh Alexander Allison, seorang pembibit di kota Whanganui, Selandia Baru. Buah ini pertama kali membuahkan hasil pada tahun 1910.

Situs softschools.com menerangkan bahwa buah ini awalnya dinamakan “Chinese Gooseberry”. Kemudian pada tahun 1962, petani di Selandia Baru mulai memanggil buah ini dengan nama “kiwi” karena kemiripan penampilan buah tersebut dengan burung kiwi, yaitu memiliki tubuh bulat dengan bulu coklat. Nama “kiwi” pun mulai digunakan untuk pemasaran ekspor dan akhirnya nama ini diadopsi secara komersial pada tahun 1974.

2. Gak hanya itu, China juga merupakan produsen buah kiwi terbesar dunia
Selama ini mungkin kamu mengira Selandia Baru merupakan produsen buah kiwi terbesar dunia. Nyatanya, buah ini jauh lebih banyak diproduksi di China. Menurut data FAO, pada tahun 2017, China menduduki peringkat teratas sebagai produsen buah kiwi terbesar dunia, diikuti oleh Italia, Selandia Baru, Iran, Yunani, Chile, Prancis, Turki, Portugal, dan Amerika Serikat.

3. Merupakan salah satu jenis berry
Situs worldatlas.com menyebut bahwa kiwi tergolong sebagai berry karena tumbuhnya merambat. Dilansir dari livescience.com, untuk bisa disebut sebagai buah berry, buah harus berkembang dari satu bunga yang memiliki satu ovarium, seperti buah kiwi.

4. Buah kiwi mengandung vitamin C dua kali lebih banyak dari jeruk
Buat kamu penggemar kiwi, ada kabar baik nih! Dikutip dari situs justfunfacts.com, buah kiwi mengandung vitamin C dua kali lebih banyak daripada jeruk. Buah kiwi juga mengandung berbagai vitamin lain, seperti vitamin E dan K. Selain itu, buah kiwi mengandung antioksidan yang berguna menangkal radikal bebas dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan mineral buah ini pun cukup besar, terutama mangan, besi, dan magnesium. Gak hanya itu, rata-rata satu buah medium mengandung hanya 54 kalori. Tergolong rendah, bukan?

Dilansir dari laman medicalnewstoday.com, konsumsi buah kiwi bisa mengurangi resiko obesitas. Situs tersebut juga membeberkan beberapa manfaat lain mengonsumsi buah ini, yaitu meningkatkan kesehatan kulit, menjaga kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, membuat kualitas tidur lebih baik, mengurangi resiko stroke, mengurangi pembentukan batu ginjal, dan mengurangi konstipasi.

5. Ada berbagai spesies buah kiwi dengan karakteristik berbeda-beda
Kalau kamu berpikir bahwa buah kiwi selalu memiliki warna daging buah berwarna hijau dengan berukuran sedang, maka kamu salah! Dikutip dari tonsoffacts.com, ukuran, warna kulit, warna daging buah, rasa, dan tekstur buah kiwi tergantung dari spesiesnya. Ada varietas kiwi yang bagian kulit buahnya gak berbulu, lho! Ada juga jenis kiwi yang memiliki warna daging buah kekuningan. Ada sekitar 60 spesies dan ratusan varietas kiwi yang umumnya dibudidayakan di wilayah beriklim sedang di seluruh dunia.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya !

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *